Yang Saling Itu Memaafkan, Bukan Pecingan
Diterbitkan oleh Admin
Diperbarui pada:

Penulis: Redaksi Cangkeman
Cangkeman.net - Dalam tradisi lebaran di Indonesia, ada satu tradisi yang dilakukan saat melakukan silaturahmi ke keluarga. Yaitu tradisi bagi-bagi uang kepada sanak saudara. Di setiap daerah namanya berbeda, namun untuk daerah Brebes, Tegal, dan sekitarnya, tradisi ini disebut Pecingan. Biasanya yang lebih tua akan menjadi pihak yang memberi pecingan, sedangkan yang muda menerima.
Tradisi ini sebenarnya bukan hanya dimiliki oleh orang Indonesia saja. Pada belahan dunia lainnya juga kerap ditemukan tradisi serupa. Seperti dalam budaya Tionghoa, ada bagi-bagi angpao.
Hal ini sesungguhnya adalah tradisi yang baik. Berbagi kebahagian dengan sanak saudara di hari yang berbahagia akan membuat hari raya semakin semarak dan menyenangkan. Namun akan menjadi memberatkan jika ini menjadi suatu kewajiban untuk setiap orang.
Bahkan tradisi pecingan ini biasanya menjadi seperti tukar menukar uang. Jika keluarga A memberikan pecingan ke beberapa keluarga, maka ia sudah menduga akan memperoleh hasil seberapa dari keluarga yang ia beri. Karena biasanya yang mendapatkan pecingan itu anak-anak kecil, maka keluarga yang memiliki anak kecil banyak, maka akan memperoleh pecingan yang banyak juga.
Dari hitung menghitung pecingan itulah terkadang terjadi kekecewaan jika hasil yang didapat ternyata lebih kecil dari hasil yang dikeluarkan. Seolah-olah pecingan itu adalah sarana menukar uang.
Seharusnya hal-hal itu perlu dihindari. Karena tidak semua keluarga mampu mempersiapkan pecingan. Akan sangat paradoks jika ada suatu keluarga memaksakan diri untuk mempersiapkan pecingan. Yang ada malah bukan hari berbahagia, malah jadi hari ngenes.
Kalau kita bisa memberi saudara, yah silakan. Tapi kita tidak boleh mengharapkan pecingan dari orang lain. Karena lebaran itu yang saling adalah memafakaan. Sementara pecingan hanya pelengkap saja.
Jangan sampai setelah lebaran dan saling memaafkan, kita malah saling mempergunjingkan orang yang tidak memberi pecingan. Sia-sia sudah puasa selama sebulan, hilang luluh lantak gara-gara pecingan. Kata maaf juga langsung terhapus begitu saja.

Akun resmi tim redaksi Cangkeman.

Sebuah Curhatan Cowok Kepada Cewek Se-Alam Semesta

Jadi Desainer Grafis Itu Enggak Gampang, Tau!

Tersinggung Itu Wajar, Tapi Enggak Perlu Mengancam Bunuh Orang Dong!

Stop Jadikan Orang Sebagai Perokok Pasif!

Bacotan Tetangga Kos di Tengah Malam Emang Goblok

Birokrat Kampus yang Tak Pernah Mati Akal Malak Mahasiswa
Posting Komentar (0)
Masuk dengan akun Google untuk ikut berkomentar.
Masuk