Sebelum Raya Dirayakan
Diterbitkan oleh Admin
Diperbarui pada:

Penulis: Susi Retno Utami
Oleh: Susi Retno UtamiSahur berbuka bukan
untuk dihitung kurang-
nya. Bukan pula untuk
dipeluk lalu dilepas
begitu saja. Bukan!
Usainya memang bawa
senang. Bawa temu, pun
haru yang menyelimuti
hati. Tapi apa iya kita
hendak berlari-lari?
Ya aku paham. Masa-
masa ini dari jauh-jauh
hari nampak dijauhi.
Kalau sudah dekat saja,
baru dijamu dengan
ragam menu di sore
hari.
Tapi kupikir, ini bukan
tentang sambutan yang
lekat. Melainkan tentang
tulus singkirkan nafsu
yang senantiasa dekat.
Aku jua belum seiya
sekata. Kanan kiri kerap
beloknya. Tapi kamu
tak mau kan sejalan terus
dengan aku yang begini
adanya?
Maka rugi adalah nihil,
jika sadar membawa kita
berpuasa untuk mabrur,
lalu bersua raya dengan
penuh syukur.
2023
untuk dihitung kurang-
nya. Bukan pula untuk
dipeluk lalu dilepas
begitu saja. Bukan!
Usainya memang bawa
senang. Bawa temu, pun
haru yang menyelimuti
hati. Tapi apa iya kita
hendak berlari-lari?
Ya aku paham. Masa-
masa ini dari jauh-jauh
hari nampak dijauhi.
Kalau sudah dekat saja,
baru dijamu dengan
ragam menu di sore
hari.
Tapi kupikir, ini bukan
tentang sambutan yang
lekat. Melainkan tentang
tulus singkirkan nafsu
yang senantiasa dekat.
Aku jua belum seiya
sekata. Kanan kiri kerap
beloknya. Tapi kamu
tak mau kan sejalan terus
dengan aku yang begini
adanya?
Maka rugi adalah nihil,
jika sadar membawa kita
berpuasa untuk mabrur,
lalu bersua raya dengan
penuh syukur.
2023
Punggawa Cangkeman

Di Pelataran Rumah Ibu yang Berdebu

Sekian Kekalahan

Chit Chat

Layarku-Layarmu

Instastory

Ikan-ikan Berbaring dan Puisi Lainnya
Posting Komentar (0)
Masuk dengan akun Google untuk ikut berkomentar.
Masuk.jpeg)